Perjuangan Seni Edhi Sunarso

Edhi Sunarso merupakan seorang Maestro pematung dari Indonesia. Berawal dari seorang pejuang kemerdekaan membuahkan hubungan kedekatannya dengan Ir. Soekarno. Kedekatan mereka tidak sebatas hanya saling mengenal, namun Edhi Sunarso kerap diajak berdiskusi langsung dan bertukar pikiran dengan Soekarno.

Hubungan tersebut membuat Edhi Sunarso berhasil menghasilkan karya-karya legendaris bersifat rasional, namun emosional yang menjadi saksi perkembangan Indonesia sejak era kemerdekaan hingga saat ini, yaitu: Monumen Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta. Monumen Pembebasan Irian Barat di Jakarta. Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya di Jakarta, dan masih banyak lagi monumen yang lainnya.

Selain itu juga ada Diorama Nasional, seperti: Diorama Sejarah Monumen Nasional di Jakarta. Diorama Sejarah Museum Lubang Buaya di Jakarta. Diorama Sejarah Museum Pancasila Sakti Lubang Buaya di Jakarta, dan masih banyak lagi Diorama Nasional lainnya.

Kejujuran dan baktinya terhadap negara terpampang dari setiap karya-karya monumentalnya yang mengisahkan perjuangan dalam memberi ingatan publik tentang upaya mempertahankan negara sekaligus merekam perkembangan bangsa Indonesia. Karena terfokus pada karya-karya monumental inilah karya pribadi Edhi Sunarso tidak terlalu banyak yang dapat kita temukan.

Gadis Tereranjat, 1965

Salah satu karya individual dari Edhi Sunarso berjudul “Gadis Terperanjat” yang dibuat pada tahun 1965. Terlihat jelas sisi emosional Edhi Sunarso yang dicurahakan pada karyanya ini beriringan dengan realita yang sangat ekspresif.

Mandi Gosokan, 1958

Karya lainnya berjudul “Mandi Gosokan” yang dibuat pada tahun 1958. Dua sosok perempuan digambarkan sedang bercengkrama sambil membasuh diri. Karya ini mencerminkan sifat dasar masyarakat Indonesia yang saling membantu dalam menjalani kesehariannya. Paras cantik dan gestur gemulai terlihat jelas mendeskripsikan sisi feminis dan lemah lembut dari objek kedua wanita.

Kedua karya individual Edhi Sunarso tersebut dapat ditemukan dalam literatur EDHI SUNARSO – Seniman Pejuang yang diterbitkan oleh PT. Hasta Kreatif Manunggal tahun 2010 dan juga bisa ditemukan pada lelang online MASTERPIECE Auction bulan Desember 2021.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *